Tampilkan Keberagaman Indonesia, Program Ini Bawa Budaya Toraja Lewat Fashion

Wecome Creative 3 Design di Website Kami!

Creative 3 Design – Keberagaman yang dimiliki Indonesia mencerminkan banyaknya suku, budaya, dan daerah. Setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri yang tercermin dari pakaian, musik, dan makanan yang berbeda-beda. Tampilkan Keberagaman Indonesia, Program Ini Bawa Budaya Toraja Lewat Fashion

Meski beragam, Indonesia tetap menjadi negara yang bersatu dan sejahtera. Melihat keberagaman tersebut, L-Avurpa Kempinski Bali membuat program atau kampanye persatuan dalam keberagaman. Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Naik Sejak November 2023

Direktur Komunikasi Pemasaran The Apurva Kempinski Bali, Danti Juliandari mengatakan, program ini bertujuan untuk menunjukkan sisi lain Indonesia yang masih tersembunyi dan belum diketahui banyak orang. Desa Wisata Lembang Nonongan di Toraja Utara [SuaraSulsel.id / Dokumentasi Disbudpar Sulawesi Selatan]

“Program ini menunjukkan bagaimana kebudayaan dibentuk oleh agama, kerajaan, daerah, dan lain-lain. Indonesia sepertinya masih punya banyak cerita yang belum terjamah secara mendalam. Oleh karena itu, hal inilah yang ingin kami capai dengan fokus pada 7 wilayah utama di Indonesia, jelas Danti dalam konferensi pers virtual, Jumat (21/10/2022).

Dan program ini sudah dilaksanakan sejak awal tahun. Danti mengatakan, pihaknya menggandeng beberapa desainer untuk menampilkan budaya berbeda melalui busana yang mereka buat.

Desainer Dwi Iskandar mengatakan, sebagai masyarakat Jawa harus belajar mendalami budaya Sulawesi, khususnya Toraja. Ia mengaku harus ke Toraya untuk melihat keindahan dan budayanya untuk bisa divisualisasikan dalam desain yang dibuatnya.

“Saya orang Jawa dari Sulawesi yang tidak tahu apa-apa.” Saya segera berangkat ke sana untuk belajar di sana. “Kami melihat gaya pakaian mereka, aktivitas menenun dan budaya lainnya,” kata Dwee.

Dalam acara yang mengusung budaya Toraja itu, Dwi menampilkan 35 penampilan dengan 15 model. Uniknya, ada model anak penyandang disabilitas (tuli) dan ibu hamil. Menurutnya, mengenakan model difabel dan ibu hamil bisa menunjukkan bahwa fashion bisa untuk semua orang.

“Penampilannya ada 35 orang dengan 15 model, ada model tuna rungu dan ibu hamil. “Dengan keberagaman ini menunjukkan bahwa fashion itu untuk semua orang,” jelasnya.

Danti menambahkan, dengan adanya program ini ia berharap dapat menunjukkan keberagaman Indonesia di hotelnya. Tak hanya itu, masyarakat juga diharapkan dapat mempelajari berbagai budaya baru dan memperkenalkannya kepada pengunjung internasional. Tampilkan Keberagaman Indonesia, Program Ini Bawa Budaya Toraja Lewat Fashion

“Banyak tujuannya, selain untuk masyarakat, untuk pelestarian budaya. “Kami yakin hotel mempunyai banyak ruang untuk memperkenalkan budaya, termasuk kepada masyarakat internasional,” pungkas Danti.